Monitoring dan Evaluasi Demplot Kacang Tanah
Sumber Gambar : Dokumentasi PribadiRabu, (26/08/2026), Dinas Pertanian Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Demplot Kacang Tanah di Poktan Tani Jaya, Desa Bojong Cae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini didampingi oleh Binwil Desa Bojong Cae dan Penyuluh Pertanian, Bapak Joni Efendi, sebagai bagian dari upaya pemantauan pelaksanaan demplot serta evaluasi perkembangan dan hasil budidaya kacang tanah varietas Situraja DM 1. Demplot seluas 1 hektare tersebut telah dilaksanakan sejak 8 Juni 2026 dengan dukungan sarana produksi berupa benih kacang tanah sebanyak 120 kg/ha, PHC Turbomax 15 liter, pupuk majemuk 10 kg/ha, dan NPK 50 kg/ha. Tahapan budidaya yang telah dilakukan meliputi pembersihan gulma menggunakan herbisida, pengolahan lahan menggunakan traktor, hingga penanaman.
Berdasarkan hasil monitoring, pertanaman sempat menghadapi kondisi banjir pada awal pertumbuhan dan kekeringan saat memasuki musim kemarau. Meskipun demikian, secara umum pertumbuhan tanaman tetap berjalan dengan baik. Hasil ubinan menunjukkan produktivitas polong kering mencapai 3,36 ton/ha, meningkat sebesar 0,76 ton/ha dibandingkan produktivitas sebelumnya yang berada pada angka 2,6 ton/ha. Tanaman dapat dipanen pada umur sekitar 2,5 bulan, lebih cepat dibandingkan umur normal sekitar 3 bulan, yang diduga dipengaruhi oleh penggunaan varietas unggul Situraja DM 1 serta kondisi musim kemarau. Dengan harga jual polong kacang tanah sekitar Rp12.000/kg, peningkatan produktivitas tersebut menunjukkan potensi dalam meningkatkan hasil dan pendapatan petani. Hasil monev ini menjadi bahan evaluasi untuk mendorong penerapan varietas unggul, pemupukan berimbang, pengelolaan tata air, pengendalian gulma dan OPT, serta pendampingan secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani kacang tanah.