Pembahasan Pengembangan Durian

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Minggu, (30/08/2026), dilaksanakan kegiatan pembahasan pengembangan komoditas durian di Provinsi Banten, khususnya terkait potensi dan pengembangan sentra produksi durian di Kabupaten Serang. Beberapa wilayah yang menjadi sentra produksi durian meliputi Kecamatan Gunungsari, Pabuaran, Waringinkurung, Mancak, Ciomas, Baros, Bojonegara, Padarincang, Anyar, dan Petir. Pengembangan kawasan durian di Provinsi Banten telah memiliki dasar kebijakan melalui Keputusan Gubernur Nomor 521.26/Kep.225-Huk/2017 sebagai landasan dalam pengembangan komoditas durian secara terarah dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan disampaikan berbagai upaya pengembangan durian yang telah dilaksanakan selama periode 2021–2025, meliputi pengembangan kawasan atau Kampung Durian, demplot, rehabilitasi tanaman melalui teknologi top working, konservasi durian lokal, pengembangan kebun induk, agrowisata, pengembangan varietas unggul, serta pengolahan produk durian untuk meningkatkan nilai tambah. Selain itu, kegiatan festival atau pesta durian dan pekan hortikultura juga menjadi bagian dari upaya promosi dan pengenalan potensi durian Banten kepada masyarakat.

Pembahasan juga mengidentifikasi sejumlah permasalahan dalam pengembangan komoditas durian, antara lain budidaya yang masih didominasi oleh kebun rakyat, tanaman yang telah berumur tua, produktivitas yang belum optimal, serta penerapan SOP budidaya yang masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan melalui rehabilitasi tanaman, peningkatan kapasitas petani, penerapan teknologi budidaya yang sesuai, serta pengembangan sumber benih dan bibit bermutu.

Melalui kegiatan ini, pengembangan durian di Provinsi Banten diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup penguatan varietas lokal, peningkatan kualitas dan nilai tambah produk, pengembangan agrowisata, promosi, serta perluasan akses pasar. Sinergi dan koordinasi berbagai pihak menjadi langkah penting dalam mewujudkan komoditas durian Banten yang semakin produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.


Share this Post