Rapat Koordinasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Sumber Gambar : Fadilah Ibnu Raja

Serang – Kamis (06/08/2026), Dinas Pertanian Provinsi Banten menyelenggarakan Rapat Koordinasi Strategi Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran 2026 dan Perencanaan Penyusunan serta Pembaruan data Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (eRDKK) Tahun 2027. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi Semester I Tahun 2026 sekaligus upaya menyusun strategi penyaluran pupuk yang lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran pada tahun berikutnya.

Rapat diikuti oleh perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Banten, Katimker Pengelolaan Penyuluhan Pertanian Kabupaten/Kota, Kelsi Pengelolaan Penyuluhan Pertanian, serta unsur teknis lainnya yang terlibat dalam pengelolaan pupuk bersubsidi. Forum ini menjadi wadah koordinasi dalam mengevaluasi pelaksanaan penyaluran pupuk bersubsidi sekaligus menyamakan persepsi terhadap implementasi regulasi terbaru mengenai tata kelola pupuk bersubsidi.

Dalam pemaparannya, Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dr. Nasir, S.P., M.B.A., M.P., menyampaikan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi Tahun 2026, perkembangan kebijakan terbaru, serta langkah strategis dalam penyusunan eRDKK Tahun 2027. Pembahasan difokuskan pada perubahan regulasi tata kelola pupuk bersubsidi, mekanisme verifikasi data penerima, penyempurnaan proses penyaluran hingga titik serah, serta penguatan sistem pengawasan agar penyaluran pupuk benar-benar memenuhi prinsip tepat waktu, tepat jumlah, tepat jenis, tepat mutu, tepat harga, tepat tempat, dan tepat penerima.

Selain itu, rapat juga membahas alokasi pupuk bersubsidi Provinsi Banten Tahun 2026 yang meliputi pupuk Urea, NPK, dan Organik, perkembangan realisasi penyaluran hingga 31 Juli 2026, serta perubahan mekanisme verifikasi data petani penerima pupuk bersubsidi. Penyusunan eRDKK Tahun 2027 menjadi perhatian utama agar data penerima bantuan semakin akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan, sehingga penyaluran pupuk bersubsidi dapat memberikan manfaat yang optimal bagi petani.

Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pertanian Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola pupuk bersubsidi yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan usaha tani, serta memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Banten.

Informasi Selengkapnya:

https://www.tiktok.com/@dinaspertanianbanten/photo/7670816000337530129?is_from_webapp=1&sender_device=pc


Share this Post