Monitoring dan Evaluasi Demfarm Intensifikasi Padi Sawah
Sumber Gambar : Fadilah Ibnu RajaKabupaten Tangerang – Kamis (30/07/2026), Monitoring dan Evaluasi (Monev) sekaligus panen Demonstration Farm (Demfarm) Intensifikasi Padi Sawah APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan di Kelompok Tani Suka Tani, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil penerapan teknologi budidaya padi sawah serta efektivitas bantuan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas padi sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Pada pelaksanaan Demfarm Intensifikasi Padi Sawah, pemerintah memberikan bantuan untuk lahan seluas 10 hektare, yang terdiri atas 250 kilogram benih padi sawah, 500 kilogram pupuk NPK, serta 220 liter PHC Turbo Max. Penanaman dilaksanakan pada 15 Mei 2026, sedangkan panen dilakukan pada 30 Juli 2026. Berdasarkan hasil ubinan rata-rata pada petak contoh berukuran 2,5 x 2,5 meter, diperoleh hasil 4,41 kilogram, dengan produktivitas mencapai 7,05 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi mampu menghasilkan produktivitas yang baik dan berpotensi meningkatkan hasil produksi padi di wilayah Kabupaten Tangerang.
Dalam kegiatan monitoring juga dilakukan identifikasi terhadap berbagai faktor yang memengaruhi hasil budidaya. Salah satu kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan ketersediaan air selama fase pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, diperlukan dukungan penyediaan sumber air melalui pembangunan sumur pantek maupun sumur bor sebagai alternatif irigasi, sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi secara berkelanjutan, khususnya pada musim kemarau.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Pertanian Provinsi Banten terus berkomitmen melakukan pendampingan, evaluasi, dan penyempurnaan program pengembangan tanaman pangan berbasis inovasi. Hasil evaluasi Demfarm Intensifikasi Padi Sawah diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan budidaya padi yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, meningkatkan produktivitas lahan, serta mendukung terwujudnya sektor pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan di Provinsi Banten.
Informasi Selengkapnya:
https://www.tiktok.com/@dinaspertanianbanten/photo/7668603768644095249?is_from_webapp=1&sender_device=pc