BIMTEK Formulasi Agens Pengendalian Hayati

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Serang – Kamis (06/08/2026), Dinas Pertanian Provinsi Banten mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Formulasi Agens Pengendali Hayati (APH) Berbasis Cendawan dalam Bentuk Sediaan Tepung yang diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Pelindungan Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dalam penerapan teknologi pengendalian hayati yang ramah lingkungan sebagai bagian dari pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) secara terpadu.

Pada sesi pembukaan, tim Direktorat Pelindungan Tanaman Pangan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi petugas POPT dalam mendampingi petani agar mampu memproduksi sendiri bahan pengendali hayati berbasis mikroorganisme. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia sekaligus mendorong penerapan budidaya pertanian yang lebih berkelanjutan.

Materi bimbingan teknis meliputi formulasi Agens Pengendali Hayati menggunakan isolat murni Beauveria dan Trichoderma sebagai bahan utama. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan media tumbuh berupa beras dan jagung, bahan pembawa (carrier) seperti kaolin, zeolit, dan bentonat, serta pemanfaatan berbagai peralatan pendukung dalam proses formulasi. Selain penyampaian teori, kegiatan dilengkapi dengan demonstrasi pembuatan formulasi APH berbentuk sediaan tepung yang dipandu oleh narasumber dari Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan oleh petugas POPT dalam mendampingi kelompok tani pada kegiatan P4 dan PPHT Akabi Tahun Anggaran 2026. Penerapan Agens Pengendali Hayati di lapangan diharapkan mampu mendukung pengendalian OPT yang lebih efektif, ramah lingkungan, serta memperkuat pengembangan pertanian berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik wilayah di Provinsi Banten.

Informasi Selengkapnya: https://www.tiktok.com/@dinaspertanianbanten/photo/7670836193919094017?is_from_webapp=1&sender_device=pc


Share this Post