Ketika Bunga Jagung Bersemi Kembali di Banten

Banten,visioneernews-Dewan Jagung Nasional (DJN) bekerjasama dengan konsorsium perusahaan swasta dan Dinas Pertanian Provinsi Banten sedang membangkitkan budidaya jagung di Banten. Selain untuk men-supply kebutuhan pabrik pakan, juga berpotensi ekspor. Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Jagung Nasional (DJN), Ir. Maxdeyul Sola, MBA, MM, Provinsi Banten sangat potensial dikembangkan budidaya tanaman jagung. Selain masih tersedianya lahan pertanian yang luas, kebutuhan bahan baku jagung, seperti untuk pabrik pengolahan pakan ternak sangat besar, sekitar 6 juta ton per tahun. “Selama ini, bahan baku jagung untuk pabrik-pabrik pengolahan pakan ternak di Banten disupply dari daerah lain, seperti dari Lombok,” kata Maxdeyul Sola kepada visioneernews di Cikande, Serang, Banten, Rabu (19/9/2018). Pembuatan embung untuk cadangan air tanaman jagung Jika di Banten dikembangkan tanaman jagung, kata Maxdeyul Sola, maka akan menekan pengeluaran biaya produksi pembuatan pakan tersebut. Karena, bahan baku jagung untuk pabrik sudah bisa dipenuhi di Banten. “Saya sebenarnya sejak tahun 1995, persisnya ketika masih di Kementerian Pertanian, ingin membantu Pemerintah Daerah Banten untuk mengembangkan komoditi jagung. Karena berbagai hal, program pengembangan jagung di Banten belum dilaksanakan secara maksimal,” tutur Maxdeyul Sola, yang juga menjabat Sekjen Masyarakat Agribisnis dan Agriindustri Indonesia (MAI) dan Sekjen Dewan Beras Nasional (DBN). Terpanggil membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah, DJN terus memberikan bimbingan dan pendampingan kepada petani jagung di berbagai daerah. DJN juga mengajak para stakeholder dan elemen terkait untuk kembali menggemakan budidaya jagung di Indonesia. Ketika komoditi jagung kembali digemakan DJN di Banten, penanaman benih pertama dilakukan di lahan seluas 14 hektar dari proyeksi luasan 500 hektar di daerah Cikande, Serang, Banten. “Tanam perdana dilaksanakan 28 Agustus 2018. Lahan seluas 500 hektar ini nanti akan dihijaukan oleh tanaman jagung,” ujar Maxdeyul Sola. Maxdeyul Sola mengutarakan, memang di beberapa daerah di Banten, seperti di Desa Bulakan, Kecamatan Gunung Kencana, sudah menggalakkan budidaya jagung. Pelaku agribisnis itu memanfaatkan ribuan hektar lahan milik Perhutani yang juga ditanami jagung. Namun, produktivitasnya masih minim, rata-rata 4 ton per hektar. Karena itu, DJN, sambung Maxdeyul Sola, mensosialisasikan pola tanam jagung yang baik, sehingga memberikan nilai ekonomis dan pemberdayaan bagi masyarakat setempat. Untuk lahan tanaman jagung yang luas, ditempatkan bak penampungan air untuk memudahkan penyiraman tanaman Seperti yang diterapkan pengembangan budidaya jagung di lahan seluas 500 hektar tersebut. DJN menjalin kerja sama dengan beberapa konsorsium perusahaan swasta, lembaga penyalur kredit usaha, Jasindo-untuk asuransi usaha pertanian, Dinas Pertanian Pemprov Banten, pihak pabrik yang siap membeli hasil panen, dan elemen terkait lainnya. Maxdeyul Sola menjelaskan bahwa jagung salah satu komoditas bernilai ekonomis tinggi. Biji jagung dapat untuk dibuat bahan pakan dan produk olahan lainnya. Sementara batangnya bisa dijadikan makanan untuk ternak sapi. “Daun jagung pun bernilai ekonomis. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan pelaku usaha di Jepang yang ingin membeli daun jagung dari Indonesia. Daun jagung itu akan diolah untuk bahan baku makanan ternak di Jepang,” bilang Maxdeyul Sola. Taggal lihat : 24 September 2018 Sumber : http://www.visioneernews.com/ketika-bunga-jagung-bersemi-kembali-di-banten/

Related Post

Kunjungan Upt Mekanisasi Pertanian Sumatera Utara Dalam Rangka Koordinasi Perkembangan UPJA, 16 November 2018

Rapat internal Banten Expo Tahun 2018, 16 November 2018

Senam pagi bersama seluruh pegawai Dinas Pertanian, 16 November 2018

Paparan Banten bebas Brucellosis, 15 November 2018

Sosialisasi Anti Hoak, 15 November 2018

Evaluasi kegiatan perlindungan hortikultura Tahun 2018, 15 November 2017

Fgd Batan pelaksanaan perbaikan varietas padi lokal, 15 November 2018

Rakor monev semester II dirjen Perkebunan, 14 November 2018

Rapat entri pemeriksaan BPK semester II, 14 November 2018

Audit sertifikasi lahan padi organik di Kec. Mandalawangi, 13 November 2018

Audit MAF Timor Leste untuk perpanjangan Ekspor DOC, Pakan Ternak dan Produk olahan, 13 November 2018

Pengawasan mutu pakan di poultry shop Kab. Tangerang, 13 November 2018

Rakor evaluasi kegiatan, LTT dan Aram 2 Tahun 2018, 13 November 2018

Parade ekonomi nusantara, 09 November 2018

Indonesian - Breed Cat Show 2018, Alam Sutra 09-11 November 2018

Pelantikan jabatan fungsional Wastukan, Wasbitnak, PBT dan Penyuluh Pertanian, 08 November 2018

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
2
Today Visitor
:
178
Month Visit
:
7.982
Total Visit
:
461.170
Your IP
:
54.82.73.21
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By Diskominfo-SP Provinsi Banten