Sitandu Jadi Model Pengembangan Pertanian Organik

RMOLBanten. Dinas Pertanian (Distan) Banten akan mengoptimalkan 20 hektare lahan yang ada di lokasi Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu), di Kecamatan Curug, Kota Serang, sebagai model pengembangan teknologi pertanian.

RABU, 09 MEI 2018 , 23:37:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Kepala Distan Banten, Agus M Tauchid mengatakan, maksimalisasi lahan yang ada di Sitandu, selain dengan sistem penggunaan organik juga melibatkan seluruh petani yang ada di daerah.

"Keseluruhan luas lahan ada 20 hektare dengan dibagi zonasi untuk pengembangan pertanian dan peternakan. Mulai tahun ini, kita akan optimalkan Sitandu itu untuk pengembangan dan penguatan pembangunan pertanian di Banten," katanya.

Ia menjelaskan, dari 20 hektare lahan Sitandu tersebut, lima hektare di antaranya dijadikan model pengembangan peternakan sapi, kerbau, kambing dan unggas. Selain itu juga ada zonasi pengembangan holtikultura dan sayuran seluas lima hektare serta zonasi perkebunan seluas lima hektare.

"Lokasi ini sebagai pusat kajian dan penelitian lapangan pertanian. Nanti untuk pengembangannya oleh petani di daerah masiing-masing di Banten," terangnya.

Agus mengatakan, saat ini pola pengembangan dan pengelolaan Sitandu sudah cukup baik. Namun demikian, masih membutuhkan optimalisasi serta dukungan anggaran untuk pengembangan komoditas lainnya. 

"Selama itu Sitandu sudah dijadikan sebagai tempat pembibitan tanaman, peternakan seperti kerbau, kambing, sapi, ayam dan itik. Kami juga sudah melengkapinya dengan fasilitas laboratorium kesehatan hewan yang sudah bersertifikat," ungkapnya. 

Bahkan, kata dia, saat ini juga sedang dilakukan kajian dan pengembangan komoditi sayur mayur yang sebenarnya di lokasi tersebut PH tanahnya tidak sesuai. Namun demikian, pihaknya akan mencoba memanfaatkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan. 

"Saya berharap Banten nantinya menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan teknologi pertanian yang ramah lingkungan. Saat ini mungkin belum bisa memberikan hasil yang maksimal, tetapi beberapa tahun ke depan saya punya keyakinan pertanian di Banten lebih maju," paparnya. 

Bahkan, Agus juga mengaku optimistis swasembada daging dan juga sayuran di Banten bisa tercapai, seperti bawang merah yang produksinya baru memenuhi 5 persen dari kebutuhan masyarakat Banten serta cabai yang produksinya masih jauh dari kebutuhan.[mor]

 

Sumber : http://www.rmolbanten.com/read/2018/05/09/524/Sitandu-Jadi-Model-Pengembangan-Pertanian-Organik-

Related Post

Pengawasan keamanan produk menjelang Idul Fitri, 07 Juni 2018

FGD penyusunan pedum bantuan pengembangan unggas lokal, Bogor 5 juni 2018

Pembinaan POPT Wilayah Kab. Tangerang, 05 Juni 2018

Kegiatan Workshop Pengembangan Unggas Lokal Di BPMSPH Bogor, 05 Juni 2018

Pembinaan POPT Wilayah 2 Kab. Lebak, 04 Juni 2018

Rapat koordinasi serapan gabah di Provinsi Banten, 04 Juni 2018

Survey dan Persiapan Program Bekerja di Kab. Pandeglang, 31 Mei 2018

Safari Ramadhan 1439 H, Di Ponpes Al-khairiyah Cilegon. 30 Mei 2018

Pengawasan produk asal hewan, 28 Mei 2018

Apel gabungan dan rapat evaluasi seluruh pegawai pemprov, 28 Mei 2017

Sosialisasi rekomendasi perijinan lalu lintas hewan dan produk hewan, 24 Mei 2018

Safari Ramadhan ke Kec. Tirtayasa, 23 Mei 2018

Kunjungan DPRD Sulteng ke Dinas Pertanian Provinsi Banten, 23 Mei 2018

FGD Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Banten, 23 Mei 2018

Rapat Gubernur Banten dengan TPID Provinsi Banten, 21 Mei 2018

Musenbangtan Tahun 2018, 21 Mei 2018

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
58
Today Visitor
:
349
Month Visit
:
11.268
Total Visit
:
419.995
Your IP
:
54.166.233.99
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By Diskominfo-SP Provinsi Banten