Sejumlah Program Unggulan Kementan Langsung Dirasakan Para Petani

Kepala Pusat Data Kementerian Pertanian (Kementan), Anna Astrid mengatakan bahwa sejumlah program unggulan yang saat ini dilakukan oleh Kementan langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani. Program yang dirasakan langsung oleh petani itu misalnya program penyaluran benih gratis yang saat ini sudah dilakukan oleh kementerian pertanian. Pasalnya program tersebut langsung memenuhi kebutuhan benih petani dan dirasakan langsung manfaatnya oleh petani.

Namun Ia juga mengakui bahwa setiap langkah penyaluran benih gratis tersebut tidak sesederhana yang dibayangkan. Karena terlebih dahulu harus memenuhi kriteria teknis di lapangan. Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan bahwa selain program penyaluran benih gratis tersebut, masih ada sejumlah program lain yang juga di rasakan oleh petani.

"Langkah rehabilitasi jaringan irigasi tersier 3,4 juta hektar berdampak meningkatkan indeks pertanaman petani, selain itu bantuan traktor dan alat mesin pertanian 80.000 unit pertahun berdampak menghemat biaya produksi, hemat tenaga, waktu kerja lebih cepat, menurunkan susut hasil dan lainnya,” kata Anna Astrid di Jakarta, Minggu (18/6).

Ia juga menjelaskan sejumlah program lain yakni, asuransi usahatani yang mana dengan adanya program tersebut mampu melindungi usaha petani hingga 1,0 juta hektar, selain itu penambahan dan pembangunan 19.400 embung dan longstorage juga terus dilakukan pemerintah dalam hal ini kementerian pertanian.

“Karena prinsipnya ketika ada air berarti di sana ada kehidupan," lanjutnya.

Hasil dari program tersebut adalah luas tanam padi 2016 naik 1,05 juta hektar dibandingkan 2015 dan jagung juga naik 862 ribu hektar. Dengan demikian produksi padi dan jagung naik fantastis. Kinerja ini diakui Kundhavi Kadiresan, FAO Regional Representative untuk Asia dan Pasifik mengatakan FAO menghargai keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras 2016.

Selanjutnya Anna mengatakan pada aspek hilir telah ditetapkan kebijakan harga bawah dan harga atas untuk melindungi petani dan konsumen, dilakukan serap gabah/beras oleh BULOG dengan hasil serap gabah/beras 2016 naik 1,0 juta ton dibandingkan 2015.

"Ini kan bukti Pemerintah hadir melindungi petani dari harga jatuh saat panen raya. Pengendalian impor pangan sesuai kebutuhan dengan hasil sejak 2016 hingga sekarang tidak ada impor beras medium, tidak ada impor cabai segar dan tidak impor bawang merah konsumsi dan pada 2017 tidak ada impor jagung," ujar Anna.

Guna menata aspek tata niaga, masih menurut Anna, Kementan secara terpadu dengan Kemendag, Kemendagri, KPPU dan Polri membentuk Satgas Pangan dengan hasil lebih dari 80 kasus penimbunan barang dan peredaran pangan ilegal ditindak. KPPU juga telah memberi sanksi bagi pelaku kartel sapi dan ayam.

"Perilaku pasar yang tidak sehat seperti kartel dan mafia selama ini lah yang telah menyengsarakan petani dan merugikan konsumen dan akan dibasmi habis oleh Menteri Pertanian," pungkas Anna. []

 

 

Sumber: http://www.jitunews.com

Related Post

Rapat Koordinasi dan Sosialisasi FMSRB, 13 Oktober 2017

Rapat Pendirian BUMP, 13 Oktober 2017

Rapat Pembahasan Kegiatan Festival Patok Tahun 2017, 12 Oktober 2017

Pertemuan realisasi penyerapan anggaran bersama TP4D Kejati Banten Bidang PSP dan Sekretariat, 11 Oktober 2017

Kegiatan Gebyar Perbenihan Tahun 2017, 11 Oktober 2017

Bimbingan Teknis PT. Taspen, 11 Oktober 2017

Monev Program Perluasan Lahan Sawah di Kab. Lebak, 10 Oktober 2017

Pembahasan SOTK UPTD Dinas Pertanian, 10 Oktober 2017

Pertemuan realisasi penyerapan anggaran bersama TP4D Kejati Banten Bidang Peternakan dan Perkebunan, 10 Oktober 2017

Pertemuan revisi permentan perlindungan tamanan, 10 Oktober 2017

Pertemuan sosialisasi UPSUS SIWAB di Kab. Lebak, 10 Oktober 2017

Pertemuan realisasi penyerapan anggaran bersama TP4D Kejati Banten Bidang Hortikultura dan Pangan, 09 Oktober 2017

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
47
Today Visitor
:
241
Month Visit
:
2.420
Total Visit
:
349.858
Your IP
:
54.225.47.94
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By Diskominfo-SP Provinsi Banten