Mentan Bahas Skema Bantuan Pertanian dengan DPR

Kementerian Pertanian (Kementan) bersama DPR dalam waktu dekat akan membahas rencana pengalihan subsidi benih ke pembagian benih secara gratis ke petani. Hal itu untuk menyikapi beredarnya kabar soal penolakan DPR terkait rencana pemerintah yang mengubah skema penyaluran bantuan pertanian.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya akan menyampaikan itu kepada legislator agar kesepahaman terkait alasan dan tujuan skema pemberian benih unggul secara langsung ke petani. “Kita akan diskusikan dengan DPR dan meminta arahan DPR terkait skema yang tepat untuk benih ini,” ungkapnya dalam kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/8).

Ketika ditanyakan seputar penolakan DPR menyangkut rencana tersebut, Mentan mengaku belum bisa menjelaskan lebih jauh. Mentan selanjutnya mengklarifikasikan kembali soal rencana tersebut. “Selama ini ada pemberitaan yang salah, saya tegaskan lagi tidak ada pencabutan, yang ada pengalihan.

Itu dilakukan karena anggaran subsidi benih yang diberikan melalui perusahaan selama ini tak efektif. Sekitar hanya 2–5 persen yang sampai ke petani. Itulah alasannya sehingga kami mengubah skemanya,” paparnya. Tercatat sekitar satu triliun rupiah anggaran subsidi benih yang bakal dialihkan.

Adapun benih-benih yang bakal dibagi secara gratis tersebut seperti padi, jagung, dan cabai. Mentan menambahkan skema itu bisa mendorong peningkatan pendapatan petani. Bila ini efektif, maka petani tak akan bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seperti diketahui, beredar kabar penolakan pengalihan subsidi benih itu dari DPR.

Ketua Komisi IV DPR RI, Edy Prabowo, bahkan menyebutkan bantuan subsidi benih masih dibutuhkan oleh petani. Selama ini, terangnya, subsidi benih itu benar-benar membantu. Bila harga bibit mencapai 11 ribu rupiah, dengan adanya subsidi harganya turun menjadi dua ribu rupiah. “Oleh karena itu, bila dicabut tentu bakal sangat mempersulit petani yang selama ini bergantung pada subsidi benih,” tegasnya.

Edy menilai bila pemerintah mengubahnya dengan skema benih unggul gratis, dikhawatirkan tidak banyak petani yang menikmatinya. Menurut dia, perubahan ini lebih tak efektif lagi karena hanya sedikit petani yang mendapatkan benih.

Ubah Skema

Secara terpisah, Pakar Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengakui skema subsidi benih dan pembagian benih gratis itu sama-sama menimbulkan masalah. Menurutnya, pemberian benih gratis hanya membuat petani tak menghargai benih sehingga nilainya sama sekali tak ada.

Karena itu, Dwi mengusulkan agar pemerintah menyelaraskan rencana itu dengan program desa mandiri benih. Salah satu caranya dengan menyalurkan anggaran itu ke petani-petani penangkar benih agar mereka memperoleh kecukupan modal untuk mengusahakan bibit unggul. []

 

Sumber: http://www.koran-jakarta.com

Related Post

Perlombaan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, 18 Agustus 2017

Upacara 17 Agustus 2017

Penilaian angka kredit bagi fungsional pengawas benih Provinsi Banten, 16 Agustus 2017

Pembekalan Materi kepada mahasiswa baru UNTIRTA, 16 Agustus 2017

Mengikuti Rapat Pripurna di DPRD Provinsi Banten, 16 Agustus 2017

Kunjungan Distan Prov. Banten ke SMK 2 Kab. Serang dalam rangka pengembangan kultur jaringan, 15 Agustus 2017

Temu Lapang SLPHT Cabai Merah di Kab. Serang, 15 Agustus 2017

Rapat tindak lanjut pengembangan kakau dengan DRD Provinsi Banten, 11 Agustus 2017

Workshop pembekalan teknis alsin pascapanen tanaman pangan, 09 Agustus 2017

Peran serta Dinas Pertanian Provinsi Banten dalam rangkaian memeriahkan HUT RI ke 72, 09 Agustus 2017

Penataan data pegawai non PNS lingkup Dinas Pertanian Provinsi Banten, 09 Agustus 2017

Koordinasi lingkup UPTD BPSBTPH Komoditas Pangan, 09 Agustus 2017

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
6
Today Visitor
:
113
Month Visit
:
3.823
Total Visit
:
332.951
Your IP
:
54.196.126.39
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By