Kementan Pantau Luas Tanam Harian secara Berjenjang

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan monitoring luas tanam padi dan jagung secara harian dan berjenjang mulai dari desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.

Adapun monitoring tersebut dilakukan melalui data yang dikumpulkan melalui petugas lapangan via SMS ke smscenter dengan aplikasi secara online. Data luas tanam harian ini diperlukan untuk kepentingan intern kementan sebagai bahan pengambilan kebijakan  dan langkah teknis operasioanal di lapang guna meningkatkan produksi..

Mengutip keterangan tertulis yang dirilis Kementan, Sabtu 15 Juli 2017, untuk target luas tanam padi nasional  Juli 2017 seluas 1.179.065 hektare (ha), realisasi sampai dengan 14 Juli 2017 seluas 415.801 ha. Begitu juga untuk jagung, kedelai, cabai, bawang merah, Inseminasi Buatan (IB), sapi bunting, sapi melahirkan dan lainnya.

Kementan sepakat dengan apa yang disampaikan Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono yang menyatakan bahwa pengujian di Kabupaten Indramayu dan Garut pada 2015 tidak dimaksudkan untuk memperkirakan produksi. Uji coba digelar untuk memperbaiki cara menghitung selama ini dengan SP-padi. Hasil uji coba Kerangka sampling area (KSA) tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan luas panen sebab masih ada kekurangan.

Dalam upaya untuk meningkatkan keakurasian data pangan tersebut, Kementan bersama Institusi terkait saat ini sedang berupaya meningkatkan keakurasiannya.

Upaya tersebut juga telah disampaikan oleh Direktur Jenderal Tanaman pangan Kementerian Pertanian Gatot Irianto, yang menegaskan bahwa penghitungan luas panen sudah menggunakan teknologi penginderaan jauh. Kementan saat ini bekerja sama dengan LAPAN dengan mengolah data dari citra setelit landsat-8.

"Cara ini dinilai lebih praktis, efisien dan cepat dan di update setiap 16 hari sekali," ujar Gatot.

Oleh karena itu, untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, segala upaya sedang digalakkan Kementan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Sedangkan untuk menghindari kesimpangsiuran data.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan Suwandi mengungkapkan sudah ada kebijakan "satu data" yang dikoordinasikan dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Saat ini BPS sudah menyusun roadmap untuk memperbaiki data pangan. Perbaikan data dikoordinasikan BPS dan dilakukan bersama Kementan, BPPT, LAPAN, BIG, BPN dan lainnya.

"Sesuai roadmap berbagai metode perbaikan data pangan sudah harus diselesaikan pada 2018," ungkap Suwandi.

Ia menjelaskan, beberapa metode perbaikan pengumpulan data yakni BPS dengan BPPT mengembangkan metode Kerangka Sampling Area (KSA). Kementan bersama LAPAN telah memanfaatkan satelit landsat-8  memantau data luas tanam dan panen padi detil sebaran spasial dan data tabular. Data citra satelit ini resolusinya 1 pixel setara 30x30m atau 900m2 dan resolusi temporal 16 hari sekali. Data hasil citra disajikan  transparan bisa akses publik ke: http://sig.pertanian.go.id.

"Demikian juga guna memperbaiki perhitungan produktivitas padi metode ubinan, Kementan juga mengembangkan metode ubinan padi jajar legowo. Untuk diketahui tanam padi pola jajar legowo ini  berpengaruh nyata pada produksi padi," pungkasnya. []

 

Related Post

Pembahasan corporate farming dengan Gubernur Banten, 15 September 2017

Gerakan Banten Bebersih di Kawasan Banten Lama, 15 September 2017

Rapat koordinasi perluasan lahan sawah di Kab. Lebak, 14 September 2017

Koordinasi Distan Prov dan TP4D ke Distan Kab. Tangerang, 13 September 2017

Rapat Koordinasi Pengembangan Kedelai di Provinsi Banten, 13 September 2017

Pembahasan Pergub Analisa Beban Kerja ASN Provinsi Banten, 13 September 2017

Rapat koordinasi dampak perubahan iklim di Provinsi Banten, 12 September 2017

Evaluasi upsus siwab oleh litbang kementrian pertanian, 11 September 2017

Kegiatan Indo Pet Expo, 08 September 2017

Monitoring kegiatan perluasan lahan sawah di Kab. Lebak, 07 September 2017

Sosialisasi Kartu Tani dengan BRI di Kab. Lebak, 06 September 2017

Pelatihan in house training biosapety biosecurity laboratorium & pelatihan tehnik PCR di Aula BPPV tgl 06 september 2017

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
3
Today Visitor
:
83
Month Visit
:
7.511
Total Visit
:
343.173
Your IP
:
54.81.88.93
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By