Kementan Anggarkan Rp19,3 Triliun untuk Sarpras Petani

Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan komitmennya untuk menjalankan kebijakan yang pro kepada petani. Keberpihakan pemerintah terhadap petani direfleksikan dalam pagu Kementan pada tahun anggaran 2018 mendatang.

“Dari total alokasi anggaran Kementan sebesar Rp22,65 triliun,sebanyak 85% atau senilai Rp19,3 triliun akan digunakan untuk belanja sarana dan prasarana (sarpras) petani,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (12/6/2017).

Alokasi anggaran Kementan untuk belanja sarpras petani terus meningkat secara signifikan. Pada tahun ini, alokasi untuk sarpras petani mencapai Rp16,6 triliun, meningkat dibandingkan 2014 yang hanya senilai Rp5,4 triliun atau 35% dari total anggaran Kementan saat itu.

Mentan menyebutkan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kementan telah melakukan refocusing anggaran. Pada tahun-tahun sebelumnya, alokasi anggaran Kementan lebih banyak digunakan untuk belanja operasional yang meliputi perjalanan dinas, rapat, dan rehab gedung.

Maka pada era kepemimpinan Amran Sulaiman, anggaran Kementan lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur pertanian dan pemberian bantuan kepada petani, yakni berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), benih, pupuk, serta asuransi pertanian.

Berbanding terbalik dengan alokasi belanja sarpras petani, anggaran belanja operasional Kementan terus mengalami penurunan. Jika pada anggaran tahun 2014 belanja operasional mencapai 48% dari total anggaran Kementan, maka pada 2018 mendatang, belanja operasional hanya sekitar 3% dari total anggaran atau senilai Rp679 miliar.

Amran mengungkapkan bahwa peningkatan alokasi belanja sarpras petani sebagai wujud komitmen pemerintah dalam tingkatkan kesejahteraan petani. Amran juga percaya, refocusing anggaran ini juga akan menjadi kunci keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Saat ini, Indonesia telah berhasil mewujudkan swasembada beras, bawang, dan cabai. Indonesia juga diharapkan dapat swasembada jagung paling lambat pada tahun depan,” katanya. []

 

 

 

Sumber: https://ekbis.sindonews.com/

 

Related Post

Perlombaan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, 18 Agustus 2017

Upacara 17 Agustus 2017

Penilaian angka kredit bagi fungsional pengawas benih Provinsi Banten, 16 Agustus 2017

Pembekalan Materi kepada mahasiswa baru UNTIRTA, 16 Agustus 2017

Mengikuti Rapat Pripurna di DPRD Provinsi Banten, 16 Agustus 2017

Kunjungan Distan Prov. Banten ke SMK 2 Kab. Serang dalam rangka pengembangan kultur jaringan, 15 Agustus 2017

Temu Lapang SLPHT Cabai Merah di Kab. Serang, 15 Agustus 2017

Rapat tindak lanjut pengembangan kakau dengan DRD Provinsi Banten, 11 Agustus 2017

Workshop pembekalan teknis alsin pascapanen tanaman pangan, 09 Agustus 2017

Peran serta Dinas Pertanian Provinsi Banten dalam rangkaian memeriahkan HUT RI ke 72, 09 Agustus 2017

Penataan data pegawai non PNS lingkup Dinas Pertanian Provinsi Banten, 09 Agustus 2017

Koordinasi lingkup UPTD BPSBTPH Komoditas Pangan, 09 Agustus 2017

Form Pengaduan
Statistik Kunjungan
User Online
:
49
Today Visitor
:
157
Month Visit
:
3.867
Total Visit
:
332.995
Your IP
:
54.196.126.39
Alamat
  • Pemerintah Provinsi Banten

    Jl. Syech Nawawi Al-Bantani
    Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B)
    Kec. Curug, Kota Serang, Provinsi Banten.

     

    Telp :
    (0254) 267032

    Fax : 
    (0254) 267033

    Kode Pos : 
    42171

     

Copyright © 2014 DISPERTAN.BANTENPROV.GO.ID

Supported By